
Jumaldi Alfi: Eksplorasi Lanskap, Memori, dan Bahasa Visual dalam Seni Lukis Kontemporer Indonesia
Pendahuluan: Melampaui Representasi Visual
Jumaldi Alfi menempati posisi unik dalam peta seni rupa kontemporer Indonesia. Sebagai seniman yang tumbuh dari tradisi pendidikan seni rupa di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Alfi tidak sekadar menjadi penerus gaya melukis konvensional. Sebaliknya, ia secara konsisten mempertanyakan medium lukis itu sendiriābagaimana sebuah kanvas bukan lagi sekadar jendela menuju dunia luar, melainkan sebuah ruang refleksi, perdebatan sejarah, dan arkeologi memori.
Karya-karya Alfi sering kali ditandai dengan penguasaan teknis yang mumpuni, namun di balik sapuan kuas yang tampak familiar, terdapat lapisan-lapisan pemikiran yang kompleks. Ia menggunakan lanskap bukan sebagai subjek yang statis, melainkan sebagai palimpsestāsebuah naskah yang ditulis di atas naskah lain, di mana jejak-jejak masa lalu tetap terlihat di bawah lapisan makna yang baru.
Baca Selengkapnya